Disangka Tutup Saluran PDAM, Seorang Warga di Bantaeng Dianiaya Pakai Parang

Disangka Tutup Saluran PDAM, Seorang Warga di Bantaeng Dianiaya Pakai Parang
Gambar: Syamsuddin (40) pelaku penganiayaan

BANTAENG - Tim Resmob Polres Bantaeng yang dipimpin oleh BRIPKA Basryuddin   mengamankan pelaku penganiayaan di Kampung Salekoa, Desa Bonto Matene, Kecamatan, Sinoa Kabupaten, Bantaeng, Sulawesi Selatan,  
Senin 7 Juni 2021, Sekira pukul 10.00 WITA.

Pelaku yang diamankan ialah Syamsuddin (40 ) pekerjaan Petani, warga Kampung Salekoa, Desa Bonto Matene Kecamatan Sinoa Kabupaten Bantaeng.

Pelaku menganiaya Lel.R (48) (Korban) yang merupakan warga satu kampung dengan dirinya lantaran mengira pipa PDAM yang menuju Rumah miliknya akan dirusak.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abdul Haris Nicolaus, S.Sos, MH Memaparkan bahwa kejadian
bermula ketika Korban (R) sedang memperbaiki pipa air PDAM yang tersumbat.

"Kemudian datanglah pelaku yakni Syamsuddin marah marah dengan menyangka korban akan merusak atau menyangka menutup pipa air yang masuk ke rumah pelaku", Ungkap kasat Reskrim.

Tanpa tanya, Kata kasat Reskrim, Pelaku langsung menganiaya Koban dengan menggunakan Parang yang mengakibatkan luka terbuka pada pundak sebelah kiri dan luka robek pada telinga sebelah kanan

"Oleh Tim Resmob Polres Bantaeng dipimpin oleh Bripka Basryuddin bersama Personil Polsek Uluere langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya". Urai Abdul Haris Nicolaus.

"Selanjutnya pelaku bersama  barang bukti berupa sebilah parang diamankan di Polres Bantaeng untuk proses lebih lanjut. Untuk Pelaku telah melakukan Penganiayaan Berat sebagaimana disangkakan pasal 351 (2) KUH Pidana", Pungkasnya.(**)

Bantaeng
Ryawan Saiyed

Ryawan Saiyed

Previous Article

Bantaeng dan Selayar Terbaik Pengelolaan...

Next Article

Plt Gubernur Sulsel Ikuti Musrenbangnas...

Related Posts