Ditodong dan Diteror Bupati Bantaeng, Ustadz Das'ad Latif:  Saya Satpol..!

Ditodong dan Diteror Bupati Bantaeng, Ustadz Das'ad Latif:  Saya Satpol..!

BANTAENG - Kabar datangnya Ustadz kondang Das'ad latif di Bantaeng sedikit tidak tercium oleh masyarakat. Jika kehadirannya diketahui maka bisa dipastikan masyarakat Bantaeng akan hadir memadati tribun pantai seruni, Bantaeng, Sulawesi Selatan, Tempat Ustaz das'ad Latif melakukan ceramah tausyiah. Senin pagi lalu (26/7/2021)

Bukan tanpa alasan, Ustadz asal kelahiran Makassar, 21 Desember 1973 itu, telah malang melintang berceramah di pelosok tanah air dan sejumlah televisi nasional, tak terkecuali memenuhi undangan para pesohor negeri ini.

Neapolitan Pizza
market.biz.id Neapolitan Pizza
8% Rp 1.450
Beli sekarang!

Ternyata ini alasan Ustadz Das'ad Latif tiba tiba hadir ditengah tengah petinggi Pemerintah Kabupaten Bantaeng, diantaranya Bupati, DR.H.Ilham Syah Azikin, Wakil Bupati Bantaeng, Drs.H.Sahabuddin, Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah Ahmad, seluruh Unsur Forkompinda dan seluruh OPD Kabupaten Bantaeng.

NAGARI.CO.ID
market.biz.id NAGARI.CO.ID
20% Rp 125.000
Beli sekarang!

Awalnya, mereka yang hadir hendak mendengar ceramah sempat terfokus ketika Bupati Bantaeng mengeluarkan kata Teror dan Todong.

"Saya berhasil menodong dan menteror ustadz Das'ad untuk singgah di Bantaeng", Kata Ilham Syah Azikin, (Bupati Bantaeng).

BROADCAST.CO.ID
market.biz.id BROADCAST.CO.ID
20% Rp 125.000
Beli sekarang!

Dengan alasan kenal lama dan saling mengenal, Bupati Bantaeng berusaha menteror dan menodong Ustadz das'ad Latif yang diartikan oleh Bupati Bantaeng sebagai keharusan untuk singgah di Bantaeng setelah dirinya mengetahui bahwa ustadz Das'ad latif berada di kabupaten Bulukumba yang hendak melintas di kabupaten Bantaeng.

"Ustadz Das'ad latif ini adalah guru terbaik saya sejak lama, dan Alhamdulillah beliau sudah jadi Artis sedang saya belum", Kata Bupati yang disambut tawa yang Hadir.

Varient - News & Magazine Script
market.biz.id Varient - News & Magazine Script
4% Rp 722.800
Beli sekarang!

Bupati yang bergelar doktor ilmu pemerintahan itu lebih lanjut mengungkapkan bahwa Kabupaten Bantaeng menjadi bagian dari daerah yang sampai saat ini masih berkonsentrasi untuk mengendalikan laju penyebaran covid-19. 

"Tapi berdasarkan zonasi dari kementerian Kesehatan daerah kita ini diizinkan untuk melaksanakan aktivitas tetapi tetap mengedepankan protokol kesehatan, Dalam upaya upaya penegakan itu, tentu kami beserta teman-teman Pemerintah Kabupaten Bantaeng banyak menghadapi dinamika-dinamika bagaimana tingkat kesadaran masyarakat, bagaimana upaya-upaya petugas di lapangan, semua menjadi bagian dari pada dinamika dan sedikitpun tidak akan menyurutkan semangat teman-teman karena itu menjadi bagian dari cerminan pemerintah hadir di tengah masyarakat.

"Mudah-mudahan itu juga menjadi bagian dari pada nilai ibadah teman-teman dalam senantiasa menjaga kesehatan masyarakat, tentu menjadi sebuah harapan yang besar bagi kami beserta teman-teman di Pemerintah Kabupaten Bantaeng karena kami yakin apa yang akan disampaikan, diberikan oleh ustadz Das'ad Latif akan menjadi motivasi bagi kami beserta teman-teman untuk bisa senantiasa hadir di tengah-tengah memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bantaeng", Harap Bupati.

Sementara Ustadz Das'ad Latif Latif pada bagian ceramahnya memuji langkah pemerintah kabupaten Bantaeng dalam upayanya sehingga menjadi daerah yang masuk daerah yang diberi kelonggaran dalam beraktivitas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dia juga menyarankan agar masyarakat untuk tidak takut di vaksin, dan tidak perlu ragu dengan kandungan didalamnya yang telah diakui oleh pemerintah pusat dan MUI (Majelis Ulama Indonesia)

"Vaksin itu halal, dan Aman" Ujar Sang Ustadz.

Ustadz juga mengingatkan bahwa saat ini dalam suasana perang, menurut dia, pemerintah dan masyarakat dalam suasana berperang melawan bahaya covid-19.

Jadi apa yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat harus mengedepankan pemahaman.

Ustadz Das'ad latif sedikit menyindir kejadian di kabupaten Gowa, Dimana saat pemberlakuan PPKM terdapat tindakan satuan satuan polisi pamong praja (satpol PP) yang dianggap oleh sejumlah nitizen sebagai tindakan berlebihan.

"Saya satpol", Kata Ustadz Das'ad Latif mengutip dua kata yang lagi ngetrend di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan.

Ustadz Das'ad latif dalam hal ini mengungkapkan bahwa menjadi gambaran kebiasaan dimana sebagian masyarakat gemar mencari kesalahan dan meng-bully orang tanpa mengedepankan pemahaman dari akar permasalahannya.

Terlepas dari pembahasan tersebut, diakhir ceramahnya, ustadz Das'ad latif kembali memuji kepemimpinan Ilham Syah Azikin sebagai Bupati Bantaeng, Dirinya menilai bahwa semangat muda yang dimiliki oleh Bupati Bantaeng termasuk menghadirkan dirinya sebagai semangat menyebarkan kebaikan.

Honda Civic FD 2009 Ganteng Poll
market.biz.id Honda Civic FD 2009 Ganteng Poll
Rp 125.000.000
Beli sekarang!

"Sesuai namanya, ILHAM berarti penyebar kebaikan", Terang Ustadz Das'ad Latif.

Dalam pada itu, Ustadz berharap sedapat mungkin bawahannya dapat bekerja secara ikhlas untuk membangun kabupaten Bantaeng lebih baik lagi.

"Kalau saya jadi Bupati, saya pilih kepala Dinas yang rajin sholat, Kalau tidak Sholat Tuhannya saja berani bohongi apalagi Bupatinya", Ungkap Ustadz Das'ad Latif yang diiringi tawa yang hadir.

Berhasil dihimpun, Ustadz Dr. H. Das’ad Latief S.Sos., S. Ag., M.Si., Ph.D adalah seorang mubaligh yang aktif berdakwah dari satu mimbar ke mimbar yang lain, dan dari satu televisi hingga ke media sosial.Dakwahnya sangat menggugah dan membuat para pendengarnya mampu meresapi pesan-pesan Islam dengan damai. Selain aktif memberikan tausiyah kepada umat muslim, Ustadz Das’ad Latief adalah seorang dosen dan peneliti di Universitas Hasanudin dengan spesifikasi keilmuan Public Relations.

POLITISI.ID
market.biz.id POLITISI.ID
20% Rp 125.000
Beli sekarang!

Lahir di Makassar pada 21 Desember 1973, Ustadz Das’ad Latief menyelesaikan seluruh kesarjanaannya di bidang Ilmu Komunikasi. Pendidikan strata 1 beliau ditempuh di dua tempat sekaligus, yaitu Universitas Islam Negri (UIN) Alaudin pada bidang Peradilan Islam dan di Universitas Hasanudin pada bidang Ilmu Komunikasi. Pendidikan magister ustadz Das’ad diselesaikan di Universitas yang sama dalam bidang komunikasi. Keseriusannya dalam menuntut ilmu dibuktikannya dengan gelar P.hD dari Universitas Kebangsaan Malasyia dalam bidang Ilmu Komunikasi sekaligus gelar Doktor ke dua kalinya di Universitas Islam Makasar dalam bidang Ilmu Syariah.(*)

Ryawan Saiyed

Ryawan Saiyed

Artikel Sebelumnya

Miris, Indikasi Tutupi Kesalahan, Kades...

Artikel Berikutnya

Pimpin Coffee Morning, Sekprov Sulse Ingatkan...

Berita terkait

Rekomendasi

Bangun Asrama Haji, Walikota Tangerang Terima Penghargaan dari Kemenag RI
Lestarikan Budaya Dimasa Pandemi, Ini Cerita Pengrajin Topeng Barongsai
Perguruan Perisai Banten Ilmu Laduni Karomah Kanjeng Sunan Kalijaga Makin Mendunia
Perguruan Perisai Banten Ilmu Laduni Karomah Kanjeng Sunan Kali Jaga Semakin Mendunia
Nobar GELORA Final Piala AFF 2021 Timnas Indonesia VS Thailand Bersama Warga Sekitar

Ikuti Kami