Politisi Ala Polisi, Segel Ruangan Pakai Police Line, Ini Tanggapan Polres Bantaeng

Politisi Ala Polisi, Segel Ruangan Pakai Police Line, Ini Tanggapan Polres Bantaeng

BANTAENG - Selasa, Tanggal 3 Agustus 2021, Beberapa kalimat berjejer pada chattingan di group media sosial WA di Bantaeng membahas terjadinya penyegelan ruang Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Bantaeng. Dimana berawal dari berita pada media online bahwa penyegelan diduga dilakukan oleh oknum pigur politisi yakni Anggota DPRD Kabupaten Bantaeng yang menolak calon Sekretaris Dewan (Sekwan) bernama Jufri Kau, yang direncanakan akan dilantik oleh pihak eksekutif pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Dari gambar yang terpampang pada media online redaksibaru.id yang pertama kalinya menaikkan berita, Terdapat dua anggota DPRD kabupaten Bantaeng, dari Fraksi PKB, Muh. Asri dan dari Fraksi Partai Hanura, Adityawan Said, Dimana keduanya berdiri berfoto mengapit pintu masuk ruangan Sekwan DPRD kabupaten Bantaeng yang tersegel dengan Police Line. Disebut sebut bahwa alasan penyegelan sebagai bentuk penolakan terhadap pejabat yang akan menggantikan, H. Amiruddin, selaku sekwan yang memasuki masa pensiun. Dan disebut juga bahwa yang akan dilantik menduduki jabatan Sekwan DPRD Bantaeng adalah Jufri Kau. Pejabat tersebut saat ini menjabat Kepala Bagian Organisasi Pemkab Bantaeng.

Kendati demikian, yang menjadi perbincangan hangat pada Media sosial terfokus pada adanya police Line yang terlilit pada pintu masuk ruangan Sekwan DPRD Bantaeng.

Yudha jaya, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sawerigading (FH-UNSA) Makassar menanggapi bahwa, Apa yang dilakukan oleh oknum Anggota DPRD Bantaeng yang memasang Police line (Garis Polisi) adalah sesuatu yang keliru karena pemasangan garis polisi itu ada aturannya tidak begitu saja dipasang.

Peraturan Kapolri (Perkap)No. 10 Tahun 2009 Tentang tatacara dan persyaratan permintaan pemeriksaan teknis kriminalistik tempat kejadian perkara (TKP).

Perkap No. 14 Tahun 2012 tentang manajemen penyidikan tindak pidana dan Perkap No. 3 Tahun 2014 Tentang standar prosedur operasional pelaksanaan penyidikan tindak pidana.

"Yang berhak memasang garis polisi adalah Polisi itu sendiri bukan lembaga lain, tapi saya dukung penyegelan ruang kerja Sekwan DPRD Bantaeng tapi  tidak dengan menggunakan garis polisi, silahkan dengan gembok atau kertas lainnya", Terangnya pada media ini.

Awak Media ini juga berhasil mendapat penjelasan dari Wakapolres Bantaeng, Kompol Muh Ali, Dimana juga diakui bahwa pihak polres baru mengetahui adanya penyegelan ruangan di kantor DPRD kabupaten Bantaeng setelah marak dimedia sosial dan berita online redaksibaru.id

Kompol Muh. Ali yang juga  berlatar belakang sebagai ex penyidik itu menjelaskan kalau sebelumnya tidak terdapat laporan polisi apa yang terjadi di kantor DPRD Bantaeng.

Mengenai police Line yang dipergunakan diluar dari pihak kepolisian, Kompol Muh.Ali menegaskan hanya bisa dilakukan oleh polisi.

"Memang itu adalah kewenangan dari kepolisian baik didalam bentuk penyitaan, Olah TKP, penyelidikan maupun penyidikan yang dilakukan dengan status Guo", Kata Wakapolres Bantaeng.

Dirinya mengakui telah berkoordinasi dengan ketua DPRD kabupaten Bantaeng, Hamsyah Amd dan bersama sama melepaskan Police Line tersebut.

"Kita juga mencari tahu dari mana Police Line sehingga bisa ada dan dipakai menyegel ruangan itu. Kami tentu mencari tahu, Namun perlu diketahui ternyata Police Line juga bisa dibeli secara online", Ungkap Wakapolres sembari memperlihatkan gambar police Line yang ditawarkan aplikasi belanja online Tokopedia dengan harga 330 ribu persatu gulung.

Mengenai kisruh di DPRD kabupaten Bantaeng, Wakapolres tidak mau mencampuri urusan internal Anggota dewan dengan alasan penyegelan tersebut yang dilakukan di kantornya sendiri.

Namun telah berkoordinasi dengan ketua DPRD kabupaten Bantaeng dan bersama-sama melepas police line yang hanya menjadi kewenangan polisi. (*)

Sul-sel Bantaeng
Ryawan Saiyed

Ryawan Saiyed

Previous Article

Dikepung Tiga Bintang PSM Makassar,  Ilham...

Next Article

Pimpin Coffee Morning, Sekprov Sulse Ingatkan...

Related Posts